ENERGI
Apakah yang dimaksud dengan energi?
Energi merupakan kemampuan untuk
melakukan kerja. Benda apa pun dapat dikatakan mempunyai energi apabila benda
tersebut menghasilkan gaya yang bisa melakukan kerja. Angin yang berhembus
mempunyai energi, karena dedaunan dapat bertebaran ikut angin tersebut. Air
juga memiliki energi, karena air mengalir bisa sampai menyapu rumah yang besar
apabila air tersebut mempunyai energi yang besar pula.
Energi berasal dari sumber energi. Sumber energi
paling utama bagi kehidupan adalah matahari. Di sisi lain matahari juga
menghasilkan energi lain, yaitu air dan angin. Kincir angin bisa berputar
karena angin, dan gelombang air laut dapat terjadi juga karena angin yang
ditimbulkan oleh matahari. Matahari sangat berpengaruh dalam fenomena pasang
surut air laut. Tumbuhan dapat menghasilkan buah-buahan juga karena sinar
matahari, buah hasil fotosintesis ini dimakan oleh manusia dan akan
menghasilkan energi.
Bentuk-Bentuk Energi
Pada dasarnya, energi terbagi menjadi dua, yaitu energi
potensial dan energi kinetik. "Energi
potensial" dimiliki oleh benda karena letak kedudukan dan acuannya.
Misalkan kelapa yang yang menggantung di pohon, buku yang ada di atas meja dan
batu yang ada di atas bukit. Semuanya berada pada ketinggian. Ketika kelapa ini
jatuh, maka akan timbul suara. Sedangkan "energi kinetik" dimiliki
oleh benda karena benda yang bergerak. Misal kelereng yang bergerak, dan batu
yang bergerak sampai bisa memecahkan kaca karena mempunyai energi yang besar.
Selain kedua energi di atas, masih banyak
bentuk-bentuk energi lain dengan sumber energi yang berbeda.
- Energi kimia, dihasilkan dari makanan yang kita makan, karena setelah kita makan makanan, pasti timbul energi yang dapat melakukan gaya.
- Energi pegas, dihasilkan dari beda-benda yang elastis, misal karet dan pegas.
- Energi bunyi, dihasilkan dari benda-benda yang bergetar, misal drum, gitar yang dipukul dan dipetik.
- Energi panas, dihasilkan dari matahari, lilin, korek dan lainnya yang menimbulkan api dan panas.
- Energi listrik, dihasilkan oleh benda-benda yang dialiri arus listrik karena terdapat kabel dan sumber listrik.
Energi Potensial dan Energi Kinetik
Energi Potensial
Energi potensial dimiliki oleh benda karena letak
kedudukan dan acuannya. Misalkan, buku yang ada di atas meja akan mempunyai
energi potensial apabila tanah menjadi acuannya. Namun buku itu tidak memiliki
energi potensial terhadap meja yang ditempatinya. Benda yang memiliki energi
potensial secara otomatis dapat menghasilkan gaya untuk melakukan kerja.
Bagaimana cara menghitung energi potensial yang
dimiliki oleh sebuah benda? Secara teoritis sudah dibahas, maka secara
matematis dengan persamaan berikut:
Ep= mgh
Dengan
- Ep = energi potensial (Joule)
- m = massa benda (Kg)
- g = percepatan gravitasi (N/Kg)
- h = jarak benda dengan acuan (meter)
Energi Kinetik
Sedangkan energi kinetik dimiliki oleh benda
karena benda yang bergerak. Misal kelereng yang bergerak, dan batu yang
bergerak sampai bisa memecahkan kaca karena mempunyai energi yang besar. Sebuah
peluru yang ditembakkan oleh senapan dapat membuat lubang pada kertas, buku,
tembok, karena peluru ini mempunyai energi kinetik. Demikian juga kapal jet
yang super cepat, mempunyai energi kinetik yang jauh lebih besar pula.
Bagaimana cara memperoleh nilai energi kinetik,
melalui persamaannya yaitu :
Ek= 1/2 mv^2
Dengan
- Ek = energi kinetik (Joule)
- m = massa benda (Kg)
- v = kecepatan benda (m/s)
Oleh : MOH. SAAD BARUQI
Referensi : Mangunwiyoto
Harjono Widagdo. 2016. POKOK-POKOK FISIKA SMP UNTUK KELAS VIII. Jakarta :
Penerbit Erlangga.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar